HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2021/2022


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 35.172.236.135
Pengunjung : 520.180


Newsflash :
Mengikuti kebijakan PSBB DKI Jakarta, maka mulai 14 September 2020 s/d 2 Oktober 2020 operasional Kantor dan Sekolah Tarakanita Jakarta ditutup. Kantor tidak menerima tamu. Pendaftaran Peserta Didik/PPDB dan keperluan lain mohon hubungi nomor call center: 08118771984             |             MEMPERTIMBANGKAN SITUASI PANDEMI COVID-19, PEMBERLAKUAN PSBB DKI JAKARTA, DAN DEMI KELANCARAN OPERASIONAL SEKOLAH MAKA YAYASAN TARAKANITA MEMUTUSKAN MELAKUKAN PENUNDAAN RELOKASI SD TARAKANITA 2 DAN SMP TARAKANITA 1 KE JL. PULO RAYA IV/17, DAN SMK TARAKANITA KE JL. WOLTER MONGINSIDI 118. RELOKASI AKAN DILAKUKAN 1 JANUARI 2021. UNTUK KBM SEMESTER I 2020-2021 AKAN TETAP DILAKSANAKAN DI LOKASI SEKOLAH SAAT INI.             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA No : 128/BP.keb/YT/IV/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH ( PJJ ) PESERTA DIDIK, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 30 APRIL 2020. MASUK SEKOLAH KEMBALI TANGGAL 4 MEI 2020, DENGAN CATATAN SITUASI DAN KONDISI SUDAH MEMUNGKINKAN.             |             2. KARYAWAN KANTOR PUSAT, KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH TARAKANITA TANGERANG, SURABAYA, JAKARTA MELAKUKAN PEKERJAAN DARI RUMAH ( WORK FROM HOME ) SECARA PENUH TANGGAL 15 - 24 APRIL 2020, DAN MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING DIMULAI PADA TANGGAL 27 APRIL 2020. KARYAWAN KANWIL DAN SEKOLAH DI BENGKULU, LAHAT, JAWA TENGAH, DAN YOGYAKARTA MULAI TANGGAL 15 APRIL 2020 MASUK KERJA DENGAN SISTEM SHIFTING ( BERGANTIAN ). TERIMA KASIH             |             BERDASARKAN KEPUTUSAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA NO : 123/BP.skpjj/YT/III/2020 :             |             1. PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PPJ) / DARING UNTUK PESERTA DIDIK DAN WORK FROM HOME PENUH (UNTUK WILAYAH JAKARTA, TANGERANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN JAWA TENGAH) MAUPUN SHIFTING ( UNTUK WILAYAH BENGKULU DAN LAHAT) UNTUK KARYAWAN, DIPERPANJANG SAMPAI DENGAN 3 APRIL 2020             |             2. TANGGAL 6 S.D 14 APRIL 2020 LIBUR PASKAH UNTUK SELURUH SISWA DAN KARYAWAN             |             3. TANGGAL 15 APRIL 2020 DIRENCANAKAN MASUK KERJA DAN SEKOLAH SEPERTI BIASA, DENGAN MELIHAT SITUASI DAN KONDISI, YANG AKAN DIPUTUSKAN PENGURUS YAYASAN TARAKANITA KEMUDIAN. TERIMA KASIH             |             * UNTUK SEMENTARA BERLAKU DI TARAKANITA WILAYAH JAKARTA & TANGERANG, UNTUK WILAYAH LAIN BERLAKU SHIFTING / KARYAWAN BERGANTIAN WORK FROM HOME.

SEJARAH SD SANTO YOSEF LAHAT

      Kota Lahat adalah sebuah kota kecil terletak di tengah-tengah daerah Sumatera Selatan. Pada masa penjajahan Belanda, kota ini merupakan pusat perbengkelan PT Kereta Api Indonesia yang dulu disebut Jawatan Kereta Api, dimana orang-orang yang berkarya di situ merupakan “bedhol deso” dari tanah Purworejo. karenanya suasana jawa lebih hidup pada waktu itu. Di sisi lain sungai Lematang, salah satu sungai besar dan sangat luas, berkelok-kelok menyusuri sepanjang kota Lahat dan dibelah oleh jembatan gantung yang sangat panjang, membentang di sebelah pinggiran barat kota. Dari situ nampaklah Gunung Serelo, yang sosoknya  menyerupai telunjuk jari menjulang tinggi di langit, dengan dilatarbelakangi Bukit Barisan yang berderetan, merupakan keindahan alam khas Lahat yang mempesonakan.

      Sejak bulan September 1933, seorang Misionaris asli Belanda pastor Hogeboom SCJ menetap di Lahat, dan membuka HGS. Ordo SCJ sudah berulang meminta agar suster-suster Ordes de Bogen menyanggupi bantuannya untuk berkarya di Lahat.

     Pada tanggal 21 Mei  1936 bertolaklah lima suster CB dari Maastricht negeri Belanda. Dua diantaranya akan berkarya di Sumatera Selatan. Empat orang suster bertolak dari Tanjung Priok menuju Tanjung Karang terus langsung naik kereta api menuju Lahat. Tanggal 3 Juli 1936, mereka tiba di Lahat. Pada bulan Juli itu juga para suster misionaris telah mulai berkarya menangani sebuah HGS yang ada.

     Untuk sementara waktu, rumah sekolah masih merupakan rumah sewaan, karena belum mempunyai gedung sendiri. Bahwa dengan HGS saja misi belum bisa mencapai banyak. Maka Muder Laurensia mengajukan gagasan membuka sekolah MULO (setingkat SMP) di Lahat. MULO dimaksudkan untuk menampung para lulusan HGS dari Bengkulu dan Lahat.
MULO dibuka dan diresmikan pada tangga 1 Agustus 1938. Pada waktu MULO ini dibuka sudah ada 40 orang murid. Mereka datang dari daerah sekitar Lahat dan Bengkulu. Perintis sekolah MULO adalah Sr.Laurentia de Sain, Sr. Chatarina Liedmeier dan Sr. Olga Polis.
Sekolah ini berjalan dengan baik sampai pecah Perang Pasifik. Dalam masa pendudukan Jepang sekolah ini terpaksa ditutup karena Suster-suster harus masuk kamp tahanan. Pada tahun 1948, Pimpinan Umum Tarekat, Muder Emmanuel, datang ke Indonesia dan beliau meninjau Sumatera bersama Muder Laurentia untuk merencanakan pembukaan kembali sekolah milik Tarekat di Sumatera Selatan. Dalam satu tahun kompleks Santo Yosef telah selesai dibangun kembali.

     Karya pendidikan yang semula berbentuk HGS dibuka kembali dan menjadi SD dan SMP.
Dari tahun ke tahun jumlah siswa semakin bertambah, sehingga ruang belajar dirasa kurang, Maka tahun tujuh puluhan dibangunlah empat ruang belajar. Pada tanggal tgl 26 Desember 1982 seiring dengan perubahan kebijakan pemerintah menyangkut penyelenggaraan pendidikan, dibentuklah Yayasan Carolus Borromeus yang mewadahi seluruh lembaga pendidikan yang bernaung dalam pelindung Santo Yosef. yaitu TK-SD-SMP dan SMA Santo Yosef dengan kepala Yayasannya Suster Surani CB. Pada tahun 2003 bersamaan dengan perubahan kebijakan tentang yayasan, maka yayasan Carolus Borromeus dimerger dengan yayasan Tarakanita yang nota bene keduanya dikelola oleh para suster Cinta Kasih Borromeus ( CB).